Stadion Levi’s di Santa Clara penuh sesak, jutaan pasang mata di seluruh dunia tertuju pada layar, dan tiba-tiba lapangan berubah jadi kampung Puerto Rico yang hidup! Itulah yang terjadi di halftime show Super Bowl 2026 pada 8 Februari lalu. Bad Bunny sebagai headliner utama, dibantu Lady Gaga dan Ricky Martin, benar-benar bikin pesta Latin yang tak terlupakan.
Performance ini bukan cuma hiburan biasa, tapi selebrasi budaya Latin yang kuat dan penuh energi. Kalau kamu melewatkan, tenang – aku bakal ceritain detailnya biar kamu bisa ngerasain vibe-nya!
Kenapa Bad Bunny Jadi Headliner Super Bowl 2026?
Bad Bunny, atau Benito Antonio Martínez Ocasio, bukan nama sembarangan. Dia jadi artis Latin pertama yang headline solo halftime show Super Bowl, dan yang paling penting, seluruh penampilannya dalam bahasa Spanyol! NFL umumkan dia sebagai headliner sejak September 2025 lewat kampanye “Por La Cultura”. Tujuannya? Rayakan komunitas Latin yang makin besar di Amerika.
Ini penampilan kedua Bad Bunny di Super Bowl – dulu dia guest bareng Shakira dan JLo tahun 2020. Tapi kali ini, dia pegang kendali penuh. Di usia 31, dia bawa energi reggaeton dan trap yang bikin semua orang joget.
Stage yang Berubah Jadi Puerto Rico Mini
Begitu halftime dimulai, lapangan langsung berubah. Ada kebun tebu, orang main domino, penjual piragua (es serut khas Puerto Rico), tukang cukur, bahkan pernikahan beneran! Lebih dari 300 penari ikut serta, bikin suasana kayak lagi jalan-jalan di San Juan.
Bad Bunny muncul pakai jersey putih dengan nama belakangnya “Ocasio” dan nomor 64 – simbol tahun kemerdekaan Puerto Rico yang gagal. Dia langsung buka dengan pesan motivasi: “Kalau aku bisa sampai sini, kamu juga bisa. Jangan pernah berhenti percaya diri!”

Setlist Lengkap Halftime Show Super Bowl 2026
Durasi cuma 13 menit, tapi padat banget. Ini daftar lagu yang dibawain Bad Bunny:
- Tití Me Preguntó → Buka dengan vibe pasar tradisional.
- Yo Perreo Sola → Puluhan cewek joget bareng di atas truk.
- Safaera → Reggaeton klasik yang bikin semua orang gila.
- Party dan Voy a Llevarte Pa’ PR → Energi naik terus.
- Eoo → Sampel lagu-lagu legend seperti “Gasolina” dan “Dale Don Dale”.
- Mónaco → Violin live yang elegan banget.
- Die with a Smile → Versi salsa bareng Lady Gaga.
- Lo Que Le Pasó a Hawaii → Dibawain Ricky Martin.
- El Apagón → Sorot masalah listrik di Puerto Rico.
- Café con Ron → Bareng Los Pleneros de la Cresta.
- DTMF → Tutup dengan ledakan energi.
Setiap lagu punya visual yang mendukung – dari coquí (katak khas Puerto Rico) sampai casita tradisional.
Kolaborasi Epik: Lady Gaga dan Ricky Martin
Momen yang paling ditunggu? Tentu saja guest stars!
Lady Gaga muncul pakai gaun biru muda cantik, bawain versi salsa “Die with a Smile” bareng Bad Bunny. Ada pasangan yang nikah beneran di panggung! Gaga bilang ini “kehormatan mutlak” bisa ikutan.
Lalu Ricky Martin keluar, langsung bikin nostalgia dengan “Lo Que Le Pasó a Hawaii”. Transisinya ke “El Apagón” mulus banget, sorot isu gentrifikasi dan kolonialisme.
Ada juga cameo lain: Cardi B, Karol G, Young Miko, Pedro Pascal, Jessica Alba, sampai petinju Puerto Rico. Toñita dari Caribbean Social Club di Brooklyn kasih minum ke Bad Bunny – detail kecil yang bikin terasa autentik.
Pesan Kuat di Balik Pesta
Di balik joget dan warna-warni, ada pesan mendalam. Bad Bunny bilang “God bless America” lalu sebutin negara-negara di benua Amerika satu per satu, pegang bola dengan tulisan “Together we are America”. Bendera Puerto Rico biru muda (simbol perlawanan) muncul, dan sorotan ke masalah LUMA Energy pasca Hurricane Maria.
Ini bukan cuma show, tapi pernyataan: Budaya Latin hidup dan kuat di mana saja.
Reaksi Penonton dan Kontroversi
Reaksi positif banget. Kritikus bilang ini salah satu halftime show terbaik sepanjang masa – penuh makna budaya tapi tetap fun. Viewership capai 128 juta, streaming Bad Bunny naik 470%!
Tapi ada kontroversi juga. Beberapa politisi konservatif kritik karena pesan politiknya terlalu kuat. Tapi Bad Bunny dan NFL tetap cuek – ini kan seni.
Dampak Setelah Halftime Show Super Bowl 2026
Setelah show, lagu-lagu Bad Bunny langsung mendominasi chart. “Yo Perreo Sola” naik ribuan persen, dan dia jadi artis Latin paling banyak di-Shazam. Banyak yang bilang ini momen bersejarah buat representasi Latin di panggung global.
Kalau kamu fans Bad Bunny atau cuma suka musik Latin, show ini wajib ditonton ulang. Bener-bener bikin bangga!
Halftime show Super Bowl 2026 ini bakal dikenang sebagai pesta Latin terheboh yang pernah ada. Bad Bunny berhasil bawa Puerto Rico ke dunia, bareng Lady Gaga dan Ricky Martin. Kamu paling suka momen yang mana? Share di komentar ya!



