Baru-baru ini, komedian Sule kembali menjadi sorotan publik. Ia menyatakan sikap tegas saat merespons langkah Teddy Pardiyana yang mengajukan permohonan penetapan ahli waris di Pengadilan Agama Bandung. Sule langsung cecar Teddy Pardiyana soal aset Rizky Febian yang hilang, termasuk uang senilai Rp5 miliar yang pernah dititipkan kepada almarhumah Lina Jubaedah. Pernyataan ini muncul di tengah gosip keluarga Sule yang semakin memanas dan menjadi berita selebriti hangat. Penggemar Sule pun penasaran dengan kelanjutan sengketa warisan ini.
Sule menekankan pentingnya transparansi aset terlebih dahulu. Menurutnya, banyak surat-surat dan properti yang belum terkumpul sepenuhnya. Ia juga mempertanyakan keberadaan uang milik anak sulungnya, Rizky Febian. Situasi ini menunjukkan betapa rumitnya urusan keluarga di balik sorotan media. Penggemar Sule mengikuti perkembangan ini dengan cermat karena melibatkan nama besar di industri hiburan Indonesia.
Latar Belakang Keluarga Sule dan Lina Jubaedah
Sule dikenal sebagai komedian sukses yang membangun karier dari bawah. Ia menikah dengan Lina Jubaedah dan dikaruniai beberapa anak, termasuk Rizky Febian dan Putri Delina. Pernikahan mereka berlangsung harmonis di awal, namun berakhir dengan perceraian. Lina kemudian menikah lagi dengan Teddy Pardiyana dan memiliki seorang anak bernama Bintang.
Kematian Lina Jubaedah pada Januari 2020 menjadi titik awal berbagai masalah. Lina meninggalkan warisan berupa aset properti, dana, dan barang berharga. Anak-anak dari pernikahan pertama dengan Sule merasa berhak atas sebagian harta tersebut. Sementara Teddy Pardiyana berusaha melindungi hak anaknya dari pernikahan kedua.
Hubungan antara Sule dan Teddy Pardiyana memang tidak pernah mulus. Perbedaan pendapat soal pengelolaan aset sering muncul. Sule sebagai ayah biologis Rizky Febian merasa bertanggung jawab melindungi kepentingan anak-anaknya. Ia kerap muncul di media untuk menyampaikan pandangan pribadinya.
Kasus ini mencerminkan dinamika keluarga modern di kalangan selebriti. Banyak penggemar Sule yang prihatin melihat gosip keluarga Sule terus berlanjut. Mereka berharap semua pihak bisa menyelesaikan masalah secara kekeluargaan. Namun, keterlibatan pengadilan membuat situasi semakin kompleks.
Kronologi Sengketa Warisan Setelah Kematian Lina
Setelah Lina berpulang, pembagian warisan tidak berjalan mulus. Anak-anak Sule mengklaim sebagian aset berasal dari masa pernikahan orang tua mereka. Teddy Pardiyana di sisi lain berpendapat bahwa hak Bintang juga harus diakui sepenuhnya.
Pada Maret 2021, Rizky Febian melaporkan Teddy Pardiyana ke kepolisian. Ia menduga adanya penggelapan aset, termasuk uang Rp5 miliar hasil kerja kerasnya sendiri yang dititipkan kepada ibunya. Laporan ini mencakup dugaan hilangnya mobil dan dokumen penting lainnya.
Proses hukum berlanjut hingga Teddy Pardiyana divonis 1 tahun 3 bulan penjara pada Januari 2023 atas kasus penggelapan mobil Innova. Ia menjalani hukuman dan dibebaskan pada 2024. Meski demikian, ketegangan tetap tinggi.
Kini, Teddy Pardiyana kembali aktif. Ia mengajukan permohonan penetapan ahli waris di Pengadilan Agama Bandung. Sidang pertama dijadwalkan pada 27 Januari 2026. Keluarga Sule, termasuk Rizky Febian, menjadi termohon dalam gugatan ini.
Aset Rizky Febian yang Hilang dan Dugaan Penggelapan
Rizky Febian pernah menitipkan dana besar kepada ibunya, Lina Jubaedah. Uang tersebut mencapai Rp5 miliar. Setelah Lina meninggal, dana itu dikabarkan hilang jejak. Sule berulang kali menanyakan keberadaannya.
Selain uang, aset properti seperti tanah di Bandung Indah juga menjadi sorotan. Sule mempertanyakan surat-surat kepemilikan yang hilang. Ia khawatir jika aset tersebut raib, maka porsi Bintang dalam warisan pun akan berkurang.
Rizky Febian sebagai korban langsung merasa dirugikan. Ia bekerja keras di dunia musik untuk menghasilkan uang tersebut. Dugaan penggelapan ini pernah masuk ranah pidana dan masih menyisakan pertanyaan hingga kini.
Sule menegaskan bahwa semua aset harus dikumpulkan terlebih dahulu sebelum pembagian warisan. Ia tidak ingin ada pihak yang dirugikan karena ketidakjelasan dokumen. Sikap ini menunjukkan tanggung jawabnya sebagai orang tua.
Sule Cecar Teddy Pardiyana soal Aset Hilang
Sule menyampaikan responsnya dengan tegas namun tetap tenang. Ia menyatakan bahwa aset warisan belum terkumpul semua. Surat-surat penting hilang dan perlu dicari keberadaannya sebelum membahas hak ahli waris.
“Tapi harus mengingat ketika dulu, uang Iky kemana?” tanya Sule. Ia merujuk pada uang milik Rizky Febian yang masih belum jelas nasibnya. Pernyataan ini langsung menyasar Teddy Pardiyana.
Sule juga menyinggung aset di Bandung Indah. “Terus yang di Bandung Indah itu ke mana? Kalau itu hilang berarti Bintang kebagiannya sedikit dong,” katanya. Ia meminta semua pihak mengumpulkan aset dulu sebelum melanjutkan gugatan warisan.
Ia menambahkan, “Kumpulin dululah, santai jangan main-main mau warisan-warisan gitu.” Sikap ini menunjukkan Sule ingin proses berjalan transparan dan adil.
Sule Teddy Pardiyana dalam konteks ini menampilkan sisi berbeda. Sule menekankan pentingnya tanggung jawab laki-laki sebagai kepala keluarga. Ia mendorong Teddy untuk fokus bekerja dan menghidupi anaknya daripada terus mengungkit warisan.
Pernyataan Lengkap Sule dan Kutipan Kunci
Sule berbicara di depan media dengan nada santai namun tegas. Ia mengatakan sudah mengikhlaskan sebagian harta yang diberikan kepada Lina. Namun, ia tetap menuntut kejelasan soal aset yang hilang.
“Ada bagiannya untuk Bintang, tapi harus mengingat uang Iky kemana,” tegas Sule. Ia meyakinkan bahwa warisan tidak akan hilang meski aset tersebut masih dalam proses pelacakan.
Ia juga menasihati agar tidak terburu-buru memanggil sidang. “Kita lagi menelusuri dulu, harta yang mana, yang hilang kemana. Kan harus jelas dulu,” katanya. Sikap ini mencerminkan kehati-hatian Sule dalam urusan keluarga.
Sule menegaskan bahwa anak-anaknya lebih memilih menunggu Bintang berusia 17 tahun untuk pembagian warisan. Ia tidak ingin ada konflik berkepanjangan yang merugikan semua pihak.
Reaksi Publik dan Dampak Gosip Keluarga Sule
Kabar ini cepat menyebar di media sosial dan menjadi topik hangat berita selebriti. Banyak penggemar Sule mendukung sikap tegasnya. Mereka melihat Sule sebagai ayah yang melindungi anak-anaknya.
Di sisi lain, sebagian netizen mempertanyakan motif Teddy Pardiyana. Beberapa pihak menilai gugatan ahli waris lebih banyak membawa masalah baru. Gosip keluarga Sule ini pun memicu diskusi luas tentang warisan di kalangan selebriti.
Rizky Febian dan saudara-saudaranya tetap fokus pada karier masing-masing. Namun, isu ini tetap memengaruhi citra keluarga di mata publik. Sule berusaha menjaga image positif dengan menyampaikan pesan damai di setiap pernyataannya.
Prospek Penyelesaian Sengketa di Pengadilan
Sidang pertama pada 27 Januari 2026 akan menjadi momen krusial. Pengadilan Agama Bandung akan memeriksa bukti-bukti dari kedua belah pihak. Transparansi aset menjadi kunci utama dalam putusan nanti.
Sule berharap semua dokumen bisa ditemukan dan aset dikumpulkan dengan baik. Ia tidak menutup kemungkinan penyelesaian di luar pengadilan jika semua pihak bersedia.
Kasus ini mengingatkan pentingnya komunikasi dalam keluarga. Penggemar Sule berharap konflik ini segera usai agar semua pihak bisa melanjutkan kehidupan masing-masing dengan tenang.
Kesimpulan
Sengketa warisan Lina Jubaedah terus menjadi perhatian publik. Sule cecar Teddy Pardiyana soal aset Rizky Febian yang hilang menunjukkan komitmennya menjaga hak anak-anak. Transparansi dan tanggung jawab menjadi kunci utama penyelesaian.
Penggemar Sule diharapkan terus memberikan dukungan positif. Gosip keluarga Sule ini mengajarkan banyak pelajaran tentang kompleksitas urusan keluarga di tengah sorotan media. Semoga semua pihak bisa menemukan jalan damai demi kebaikan bersama.



